Si Kancil yang Pongah

Kancil dikenal sebagai hewan mungil yang cerdik. Seumur hidupnya, dia pernah mengelabui buaya yang sedang kelaparan, bahkan menolong singa dari serangan landak. 

Sayang disayang, kecerdikannya yang semula digunakan untuk menolong sesama hewan kemudian membuatnya menjadi pongah. Dia merasa seisi hutan bisa dikerjai olehnya. 




Hingga suatu hari di tepi sungai, Kancil yang jumawa itu senyum-senyum sendiri sambil minum. 

"Hai Kancil, kenapa kamu senyum-senyum sendiri?" tanya Kura-kura yang kebetulan sedang beristirahat di situ. 

Disapa seperti itu, Kancil malah mengejek, "Wah, rupanya di sini ada penggemar yang diam-diam memperhatikanku, ya Kura-kura? Kamu pasti iri padaku yang bisa berlari kencang kesana kemari? Soalnya kamu kan lamban, hahaha..."




Kura-kura  terkejut dengan jawaban Kancil yang menghinanya, tapi dia pun marah, malah tertawa. "Hai Kancil! Aku tahu, kau memang terkenal binatang yang sangat cerdik dan cepat sedangkan diriku terkenal binatang yang sangat lambat berjalannya. Tapi aku punya kesaktian yang kamu tidak tahu." 

Kancil tergelak, "Hahaha, kesaktian apa, Kura-kura?" 

"Kau lihat pohon Ara besar di ujung sungai yang berbelok itu? Aku bisa sampai ke sana lebih cepat daripada kamu!" 

Tawa Kancil makin membahana, "Lucu sekali candamu! Aku terima tantanganmu. Pohon Ara bssr itu jaraknya 200 meter dsri sini. Cangkang kamu terbalik saja kamu tidak bisa apa-apa, Lelet!" 

Air muka Kura-kura berubah muram, "Bukan itu kelemahanku, Kancil. Kalau terbalik, aku bisa meminta tolong teman-teman untuk membalikkanku. Tapi kalau aku dilempar ke dalam sungai... " 

Belum selesai Kura-kura bicara, Kancil menendangnya ke arah sungai. "Perlombaan dimulai!" pekiknya. 




Masih dengan tawanya, Kancil berjalan santai menuju pohon Ara di belokan sungai. Di bawah pohon Ara itu nampak Rusa sedang minum di tepi sungai. 

"Hmm, Rusa dan pohon Ara besar itu akan menjadi saksi kebodohan Kura-kura yang berani memantangku, Si Kancil yang gesit dan cerdik," gumamnya. 






Kura-kura yang ditendang oleh Kancil berenang mengikuti arus sungai hingga sampai di depan Rusa. 

"Hai, Kura-Kura," sapa Rusa ramah. "Hari ini sangat panas, bukan?" 

"Iya, hari yang cukup panas untuk membungkam kepongahan Kancil," jawab Kura-kura. Dia pun menceritakan perlombaan ini pada Rusa. 

Beberapa menit kemudian, barulah Kancil datang dengan langkah santai. Terkaget, "Kura-kura?"

"Kenapa kamu sekaget itu melihat Kura-kura, Kancil?" tanya Rusa. "Ijinkan saya jadi juri perlombaan kalian, dan saya tetapkan Kura-kura sebagai pemenangnya!"

Kancil semakin kaget karena ternyata Rusa juga tahu tentang perlombaan ini. Sambil tertunduk malu, akhirnya Kancil mengaku kalah dari Kura-kura yang lelet. 










Next Post Previous Post
20 Comments
  • Mas Prim
    Mas Prim September 9, 2021 at 10:27 PM

    Ya memang nggak ditentuin sih kalo perlombaannya harus lewat lajur darat 😅

    Coba gitu dah menang si kancil.

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 9, 2021 at 11:54 PM

      Ternyata si Kancil tak secerdik biasanya 😁

    • Tri Putri Yuniarti
      Tri Putri Yuniarti September 14, 2021 at 7:33 AM

      Hehehe .... Harus kritis ya cil.

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 7:37 AM

      Iya nih

  • MW. Hariry
    MW. Hariry September 10, 2021 at 7:37 AM

    Wahhh, menarik. Membacanya mengingatkan pada masa kecil kak wkwkw

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 10, 2021 at 8:18 AM

      Hehehe dongeng pengantar tidur

  • Bondan Murdani Soleh
    Bondan Murdani Soleh September 12, 2021 at 4:23 AM

    Si kura-kura kan simbol kebijaksanaan karena lambat (hihihi) dan panjang umur. Kesombongan memang membuat orang lengah ya

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 7:38 AM

      Setuju!

  • Erly Damayanti
    Erly Damayanti September 14, 2021 at 6:01 AM

    Aku dulu sangat suka dengan dongeng ini dan aku kira juga jadi favorit anak-anak sebayaku yang kala itu ikut menertawakan si kancil juga

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 7:38 AM

      😅

  • Ghina Rahmatika
    Ghina Rahmatika September 14, 2021 at 6:42 AM

    Tapi di buku yang lain ada cerita ttg kancil versi lain drpd yg pernh kita dengar sblmnya.

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 7:39 AM

      Apa tuh, saya penasaran

  • Nurrahmah Widyawati
    Nurrahmah Widyawati September 14, 2021 at 6:50 AM

    Hahaha aku baru tau loh vesi yang ini. So far aku taunya versi balapan yang kura2 nya ada banyak. Sama versi kancil ketiduran bawah pohon jd kura2 menanh. Baru baca versi ini hihi

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 7:40 AM

      Tambah referensi buat dongeng sebelum tidur

  • Han
    Han September 14, 2021 at 3:27 PM

    Wkwkwkw boleh juga nih si kura, bisa jadi referensi untuk anakku nanti malam kalo mau dibacain cerita

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 5:22 PM

      Iya kak, alhamdulillah kalau bermanfaat

  • atiq - catatanatiqoh
    atiq - catatanatiqoh September 14, 2021 at 3:48 PM

    haha, ngakak sendiri deh bacanya mba :) seru jugga ya ceritanya sederhana tapi maknanya dalem banget hihiii

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 5:23 PM

      Anakku juga suka bacanya

  • Hamimeha
    Hamimeha September 14, 2021 at 4:00 PM

    wah ternyaata mbak pipit juga punya bakat nulis cernak nih hehehe, asyik asyik.. cerita kancil ini melekat ya dg tema yang sama ternyata memiliki banyak versi dg tokoh yang sama kura kura dan kancil.

    • Pipit ZL ceritaoryza.com
      Pipit ZL ceritaoryza.com September 14, 2021 at 5:24 PM

      Alhamdulillah Kak, memang awalnya dari menulis seperti ini sih

Add Comment
comment url